Berita Terkini

351

Sosialisasi Pelaksanaan Lelang Eks Logistik Pemilhan Tahun 2020

diy.kpu.go.id – Komisi Pemilihan Umum Daerah Istimewa Yogyakarta (KPU DIY) hari Jumat (25/6) menggelar Sosialisasi Pelaksanaan Lelang Eks Logistik Pemilihan Tahun 2020 se-Wilayah DIY secara daring. Sosialisasi di ikuti oleh Ketua, Anggota, Sekretaris, Kepala Bagian, Kepala Sub Bagian dan staf Sub Bagian Umum dan Logistik di lingkungan KPU DIY, dan dari KPU Kabupaten Penyelenggara Pemilihan Tahun 2020 yang terdiri dari Ketua, Sekretaris, Kepala Sub Bagian Keuangan, Umum dan Logistik, dan Operator/Pengelola BMN. Narasumber dari Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Yogyakarta, Muhammad Firmansyah yang menyampaikan materi “Proses Pelaksanaan Lelang secara Online” dengan dimoderatori Srimulyani Kepala Bagian Keuangan, Umum dan Logistik KPU DIY. Ketua KPU DIY dalam sambutannya menyampaikan Tahapan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Tahun 2020 berjalan dengan lancar, pertanggungjawaban keuangan juga lancar, dengan agenda lanjutan yaitu proses lelang logistik eks Pemilihan Tahun 2020”. Dilanjutkan sambutan oleh Sekretaris KPU DIY yang menyampaikan “KPU Kabupaten Penyelenggara Pemilihan 2020 agar segera berkoordinasi dengan KPKNL Yogyakarta dan melakukan pengawasan dengan cermat saat pelaksanaan lelang”. Sosialisasi Pelaksanaan Lelang  Eks Logistik Pemilihan Tahun 2020 di wilayah DIY ini diharapkan dapat menjadi bekal bagi KPU Kabupaten Bantul, Sleman, dan Gunungkidul dalam mempersiapkan pelaksanaan lelang eks Logistik Pemilihan 2020.(kul)


Selengkapnya
758

Focus Group Discussion (FGD) dalam Rangka Penelitian Tentang Partisipasi Pemilih dalam Situasi Krisis Pandemi Covid-19 Pengalaman Pilkada 2020 di Indonesia

diy.kpu.go.id – Selasa (22/06) Komisi Pemilihan Umum Daerah Istimewa Yogyakarta mengadakan koordinasi Focus Group Discussion (FGD) dalam rangka penelitian tentang Partisipasi Pemilih dalam Situasi Krisis Pandemi Covid-19 Pengalaman Pilkada 2020 di Indonesia. Kegiatan ini diadakan secara daring melalui platform Zoom Meeting. Turut mengundang Ketua KPU DIY, serta jajaran KPU DIY, KPU Kabupaten/Kota, dan Research Centre for Politics and Government (PolGov) Fisipol Universitas Gadjah Mada. Kegiatan dibuka oleh Mada Sukmajati selaku perwakilan dari PolGov Fisipol Universitas Gadjah Mada. Mada mengatakan bahwa, saat ini sedang melakukan riset mengenai peningkatan partisipasi pemilih di pilkada 2020. Riset ini sebenarnya menjangkau nasional, tetapi untuk pendalaman kasusnya mengambil kasus yang ada di DIY. Untuk yang nasional, nanti akan menggunakan data sekunder dan juga analisa data. Maka dari itu, diadakannya FGD ini untuk saling berkoordinasi mengenai partisipasi pemilih di masa pandemi. Hamdan Kurniawan selaku Ketua KPU DIY mengatakan bahwa, KPU DIY berharap dari hasil riset ini memberikan pemahaman yang utuh mengenai partisipasi. Acara kemudian dilanjutkan dengan diskusi mengenai riset partisipasi. Diketahui partisipasi pemilih di KPU Kabupaten Bantul cukup tinggi di masa pandemi, di KPU Kabupaten Sleman partisipasi di masa pandemi juga ikut naik. Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Sleman meyakinkan masyarakatnya bahwa Tempat Pemungutan Suara (TPS) aman dan pernah melakukan simulasi dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Dilanjut dengan KPU Kabupaten Gunungkidul yang menyampaikan partisipasi pemilih di masa pandemi juga ikut naik, dikarenakan masyarakat yang merantau banyak yang pulang ke Kabupaten Gunungkidul. Tiap-tiap Kabupaten/Kota meyakinkan kepada seluruh masyarakat bahwa TPS yang mereka selenggarakan aman, nyaman dan terjaga. Hal tersebut dilakukan agar masyarakat tidak takut berpartisipasi dalam pemilihan di masa pandemi Covid-19.(hth)


Selengkapnya
859

Knowledge Sharing KPU DIY Bahas Pengenalan Aplikasi SAKTI Full Modul

diy.kpu.go.id – Selasa (22/06), Komisi Pemilihan Umum Daerah Istimewa Yogyakarta kembali mengadakan Knowledge Sharing. Acara dilakukan secara daring melalui Zoom Meeting dan diikuti oleh Komisioner serta seluruh jajaran Sekretariat KPU se-DIY. Kegiatan dua mingguan tersebut dipandu oleh Kepala Bagian Program, Data, Organisasi dan SDM Sekretariat KPU DIY, Bambang Gunawan. Knowledge sharing kali ini dengan materi Pengenalan Aplikasi SAKTI full modul. Materi tentang SAKTI (Sistem Aplikasi Keuangan Tingkat Instansi) dipandang perlu disampaikan agar seluruh jajaran Komisioner dan Sekretariat KPU DIY dapat mengenal aplikasi SAKTI, yaitu sistem terintegrasi yang merupakan gabungan dari aplikasi RKAKL DIPA, SIMAK BMN, Persediaan, SAS, Silabi dan SAIBA. SAKTI, menurut Indra Yudistira yang bertindak sebagai narasumber, merupakan aplikasi yang digunakan sebagai sarana bagi Satker dalam mendukung implementasi SPAN untuk melakukan pengelolaan keuangan yang meliputi tahapan perencanaan hingga pertanggungjawaban anggaran. Kepala Sub Bagian Keuangan KPU DIY juga menjelaskan perbedaan SAKTI dengan Aplikasi yang digunakan oleh Satker sebelumnya. Perbedaan tersebut ada pada aplikasi SAKTI menggunakan satu database terpusat, memiliki tingkat keamanan yang lebih tinggi dengan adanya proses enkripsi/dekripsi Arsip Data Komputer (ADK), dapat di-install di beberapa operating system (misal Windows, Linux), lebih mudah digunakan (user friendly), dapat dijalankan dalam spesifikasi PC/Laptop yang minimum dan kinerja aplikasi yang lebih konsisten. Indra juga menjelaskan bahwa aplikasi SAKTI merupakan aplikasi Single Entri Point dimana suatu transaksi cukup sekali input dan apabila dibutuhkan oleh modul terkait, data tersebut akan dipanggil tanpa harus dilakukan penginputan ulang oleh modul yg dibutuhkan. Dalam kesempatan yang sama, Hamdan Kurniawan selaku Ketua KPU DIY memberi masukan agar dalam setiap aplikasi KPU sudah mempunyai SDM yang handal, Sekretaris diminta untuk menyiapkan SDM tersebut.(pdos)


Selengkapnya
958

Rapat Kesatkeran Sebagai Sarana Koordinasi KPU Kabupaten/Kota se-DIY

diy.kpu.go.id – Sebagai sarana koordinasi dan komunikasi Sekretariat KPU se-DIY, KPU DIY melaksanakan Rapat Kesatkeran, Jumat (18/6) secara daring. Kegiatan ini dilakukan secara rutin tiap bulan dan diikuti oleh seluruh Pejabat Struktural dan Pejabat Pembuat Komitmen KPU DIY serta KPU Kabupaten/Kota se-DIY. Kabag Bagian Keuangan, Umum dan Logistik KPU DIY, Srimulyani memimpin Rapat Kesatkeran kali ini. Rapat diawali dengan pemaparan dari masing-masing Kepala Bagian KPU DIY. Pemaparan pertama dari Bagian Hukum, Teknis dan Hubungan Partisipasi Masyarakat yang disampaikan oleh Amalia Rahmah selaku Kasubbag Hukum KPU DIY. Dalam pemarannya, Amalia Rahmah menyampaikan apresiasi kepada KPU Kabupaten/Kota yang telah mengirimkan kartu kendali SPIP tepat waktu dan lengkap. Pemaparan kedua dari Kabag Program, Data, Organisasi dan SDM KPU DIY, Bambang Gunawan yang menyampaikan perkembangan kegiatan daftar pemilih berkelanjutan pada bulan Mei 2021. Sedangkan untuk Kepegawaian, telah terbit beberapa SK Sekretaris Jenderal KPU RI tentang pengangkatan Pegawai Pemerintah Non Pegawai Negeri (PPNPN) serta Prosedur Pengusulan Kartu Pegawai, Kartu Istri dan Kartu Suami. Bambang Gunawan kembali mengingatkan untuk mengaktivasi aplikasi MySAPK serta pelaksanaan Reformasi Birokrasi di masing-masing satker. Selanjutnya, Srimulyani memaparkan tentang realisasi anggaran sampai Mei 2021 dan data hasil rekonsiliasi pada Siramah. Selain itu disampaikan juga perkembangan rekap data perbandingan Simonika dengan OMSPAN tanggal 17 Juni 2021, aplikasi Sirup serta usulan pemindahtanganan BMN KPU DIY yang telah diusulkan ke KPU RI. Sri Mulyani juga mengingatkan agar LPJ bendahara selalu diunggah sesuai dengan tanggal yang ditentukan. Setelah pemaparan masing-masing Bagian KPU DIY, diikuti pemaparan dan tanggapan dari Sekertaris beserta jajaran KPU Kabupaten/Kota se-DIY. Kegiatan ini ditutup dengan pengarahan dari Sekretaris KPU DIY, Muhammad Hasyim. Pengarahan tersebut memuat beberapa hal antara lain Monitoring dan Evaluasi Keterbukaan Informasi dari Komisi Informasi Daerah serta Penilaian Mandiri Lembar Kinerja Evaluasi Reformasi Birokrasi. Sekretaris DIY menghimbau kepada KPU Kabupaten/Kota untuk mempersiapkan Monev dan LKE dengan lebih seksama.(kul)


Selengkapnya

Rapat Pleno LPPA KPU DIY

diy.kpu.go.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Daerah Istimewa Yogyakarta melaksanakan rapat Pleno LPPA (Laporan Pertanggungjawaban Pengguna Anggaran) bulan Mei sebagai wujud pertanggungjawaban Sekretariat kepada Komisioiner secara daring pada tanggal 15 Juni 2021. Rapat LPPA dihadiri oleh Ketua KPU DIY, Anggota KPU DIY, Sekretaris KPU DIY, Kabag, Kasubbag Keuangan, dan Staf Keuangan dilingkungan KPU DIY. Rapat Pleno LPPA dibuka dan dipimpin oleh Hamdan Kurniawan selaku Ketua KPU DIY. Selanjutnya untuk penyampaian Laporan Pertanggungjawaban Penggunaan Anggaran APBN bulan Mei Tahun 2021 disampaikan oleh Muhammad Hasyim selaku Sekretaris KPU DIY. Selanjutnya untuk Rekapitulasi Laporan Pertanggungjawaban Penggunaan Anggaran APBN dan Hibah Kabupaten/Kota se-DIY disampaikan oleh Indra Yudistira, selaku Kasubbag Keuangan KPU DIY. Setelah penyampaian laporan LPPA bulan Mei tahun 2021 selesai disampaikan, Zaenuri Ikhsan selaku anggota KPU DIY menanggapi terkait dengan persiapan laporan untuk semester pertama agar menambahkan laporan update Barang Milik Negara (BMN) bisa sekaligus disampaikan dengan laporan keuangan. Selanjutnya Muhammad Hasyim selaku Sekretaris KPU DIY menginformasikan bahwa penghapusan BMN yang rusak berat masih menunggu persetujuan penghapusan dari Sekjend. Rapat LPPA ditutup pada pukul 13.24 WIB.


Selengkapnya
391

Rapat Koordinasi Badan Koordinasi Kehumasan KPU DIY

diy.kpu.go.id – Rabu (09/06) Komisi Pemilihan Umum Daerah Istimewa Yogyakarta (KPU DIY) mengadakan Rapat Koordinasi Badan Koordinasi Kehumasan KPU DIY. Rapat ini diadakan secara during melalui Platform Zoom Meeting. Hadir Hamdan Kurniawan selaku Ketua KPU DIY, Anggota dan jajaran Sekretariat KPU DIY, perwakilan Humas dari beberapa perguruan tinggi, media di lingkungan Daerah Istimewa Yogyakarta. Hamdan menyampaikan dalam sambutannya, bahwa dengan adanya bakohumas ini dapat meningkatkan partisipasi. Narasumber pada rapat koordinasi ini adalah Ahmad Shidqi selaku Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan SDM Komisi Pemilihan Umum Daerah Istimewa Yogyakarta. Shidqi mengatakan bahwa Pemilu 2024 tidak lama lagi akan dilaksanakan pada bulan Februari 2024 dan pilkada di November 2024. Belajar dari pemilu tahun 2019 yang menimbulkan miss informasi. Maka dari itu, KPU ingin mengurangi miss informasi sehingga mendapatkan partisipasi masyarakat yang berkualitas. Shidqi juga mengatakan bahwa ingin membangun bakohumas yang positif dan kedepannya akan membuat group whatsapp dalam rangka wadah koordinasi untuk bakohumas se-DIY. Tujuan pembentukan bakohumas KPU yaitu terciptanya SDM Kehumasan di KPU yang berkualitas, komunikatif, aspiratif, professional dan kompeten. Rapat koordinasi ini juga menjelaskan tentang strategi bakohumas KPU menghadapi pemilu dan pemilihan serentak 2024. Kesuksesan pemilu dan tingginya partisipasi masyarakat dipengaruhi dari arus informasi kepemiluan yang baik, positif, lengkap dan transparan dirilis ke publik.(hth)


Selengkapnya