KPU DIY Gandeng Dispora DIY untuk Perkuat Pendidikan Demokrasi

Yogyakarta, diy.kpu.go.id – Untuk meningkatkan pemahaman siswa akan pelaksanaan demokrasi di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Komisi Pemilihan Umum Daerah Istimewa Yogyakarta (KPU DIY) menginisiasi integrasi pendidikan pemilih pada Pendidikan Kewarganegaraan (PKN). Rani menjelaskan bahwa saat ini KPU DIY telah menyusun konsep modul Tutur Demokrasi yang nantinya dapat dijadikan pedoman pelaksanaan Pendidikan pemilih. Adapun penajaman terkait cara penyampaian modul kepada siswa akan dilakukan melalui Training of Trainers (ToT) yang akan melibatkan guru-guru PKN. Hal tersebut disampaikan oleh Anggota KPU DIY Sri Surani dalam koordinasi dengan Dinas Pemuda dan Olahraga Daerah Istimewa Yogyakarta (Dispora DIY), Senin (19/01/2026), di Ruang Rapat Dispora DIY.

Kepala Bidang Pendidikan SMA Dispora DIY Tukiman menyatakan dukungan penuh terhadap upaya KPU DIY tersebut. Tukiman menegaskan bahwa pendidikan kepemiluan bagi siswa SMA sejalan dengan tugas dan kewenangan Dispora DIY. Menurutnya, penting memastikan generasi muda memahami proses demokrasi, khususnya di DIY yang memiliki muatan keistimewaan dalam sistem pemerintahannya. Selanjutnya kedua belah pihak sepakat untuk menindaklanjuti diskusi ini dengan surat dari Ketua KPU DIY kepada Kepala Dinas, yang kemudian akan diteruskan oleh Dispora DIY kepada sekolah-sekolah.  

Dalam kesempatan ini Anggota KPU DIY Moh Zaenuri Ikhsan juga menyampaikan usulan untuk dapat mengintegrasikan praktek berdemokrasi melalui pelaksanaan Pemilos (Pemilihan Ketua OSIS) dalam kurikulum sekolah. Jika memungkinkan, Ikhsan berharap agar pelaksanaan Pemilos di seluruh sekolah di DIY dapat dilakukan serentak. Menanggapi usulan ini Tukiman menyatakan akan melakukan koordinasi internal terlebih dahulu.

Dengan sinergi antara KPU DIY dengan Dispora DIY, diharapkan pendidikan pemilih pemula dapat berjalan secara terstruktur, berkelanjutan, dan relevan dengan karakter generasi muda di Daerah Istimewa Yogyakarta yang dinamis dan kritis.

 

 

Bagikan:

facebook twitter whatapps

Dilihat 9 Kali.