KUNJUNGAN ANRI KE KPU DIY

KUNJUNGAN ANRI KE KPU DIY

Dalam rangka penyelamatan arsip statis Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden, Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) melakukan kunjungan ke KPU DIY, Senin (9/9). Sebagaimana diamanatkan dalam Pasal 53 UU No. 43 Tahun 2009 tentang Kearsipan, Lembaga Negara wajib menyerahkan arsip statis kepada ANRI. Arsip statis merupakan arsip yang memiliki nilai guna kesejarahan sebagai bukti pertanggungjawaban nasional bagi kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

Tahun ini ANRI sedang melacak arsip Pemilu khususnya dalam Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden, dan setelah masa retensi agar segera diserahkan kepada ANRI. KPU DIY sedang melakukan penatausahaan dan pemilahan arsip musnah yang didampingi oleh Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah DIY, dan usulan musnah sudah disampaikan pada Bulan Desember 2018. Kegiatan ini mengacu pada Peraturan KPU Nomor 17 Tahun 2016 tentang Jadwal Retensi Arsip.

Dalam diskusinya, ANRI menyarankan KPU DIY untuk menambah staf yang secara khusus menangani arsip atau fungsional kearsipan. Perawatan arsip harus didasarkan pada kaidah kearsipan terutama untuk dokumen asli agar disimpan karena sifatnya permanen dan tidak akan ikut dihapuskan. Lebih lanjut, ANRI mengungkapkan bahwa KPU DIY memiliki banyak arsip yang keberadaannya sangat penting untuk menjadi bukti wujud demokrasi di Indonesia.  (admin/foto:humas)